Kamis, 06 Agustus 2009

Fergie : Skuad Saya Tangguh

Manchester United kehilangan dua mega bintangnya, Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez. Perginya dua pemain tersebut membuat beberapa fans MU meragukan kekuatan tim yang bermarkas di Old Trafford itu bakal setangguh dua musim lalu.

Masuknya Michael Owen dan Antonio Valencia sebagai pengganti Ronaldo dan Tevez juga sempat dipertanyakan, mengingat pemain yang disebut pertama dinilai kebintangannya telah redup.

Namun kekhawatiran semacam ini tidak terjadi pada Sir Alex Ferguson. Menurut manajer MU itu, timnya masih akan tetap kuat dan kompetitif seperti sebelumnya.

"Orang banyak salah membaca situasi kami dan mereka meremehkan kemampuan kami meningkatkan kemampuan pemain," terang Fergie kepada The Sun.

"Hal semacam ini adalah tugas yang biasa kami lakukan dan di masa silam, semuanya berjalan sukses."

Fergie menambahkan jika dirinya juga banyak menaruh harapan pada pemain muda seperti Jonny Evans, Darron Gibson, Federico Macheda dan Da Silva bersaudara.

"Dan juga Nani dan Anderson yang sudah menunjukkan permainan yang bagus, tapi mereka akan tampil lebih bagus musim ini. Saya akui kami akan merindukan gol dari Ronaldo, tapi Dimitar Berbatov akan tampil bagus musim ini, dan juga Wayne Rooney dan Owen, di mana kedua pemain itu sangat bisa mencetak lebih dari 20 gol, jadi kami banyak memiliki pilihan," pungkas Fergie.

Valencia Gemilang, MU Menang di Kandang

Untuk pertama kalinya Manchester United meraih kemenangan di Old Trafford dalam duel pramusim lawan Valencia, Rabu (5/8). Gol Wayne Rooney dan Tom Cleverley mengantar "Setan Merah" menang dua gol tanpa balas.

Gelandang baru MU, Antonio Valencia, patut mendapat kredit tersendiri di laga tersebut. Meski tak mencetak gol, aksi pemain asal Ekuador itu menghasilkan assist bagi terciptanya kedua gol tersebut.

Meski demikian, tuan rumah harus dibuat deg-degan oleh kekurangsigapan bek Ritchie de Laet di menit-menit awal. Akibatnya, striker David Villa mampu menguasai bola dan membidikkannya ke gawang Ben Foster. Kali ini Villa tak beruntung karena tembakannya meleset.

MU membalasnya lewat Michael Owen di menit ke-22. Umpan Rooney diteruskannya ke gawang Cesar Sanchez, tapi sang kiper berhasil menepis bola keluar gawang. Lima menit kemudian, giliran Valencia memperoleh peluang emas ketika tembakan geledek Michel membentur mistar. Sebelum babak pertama berakhir, Owen masih sempat mengancam gawang Sanchez, tapi tetap 0-0 sampai turun minum.

Di babak kedua, MU memasukkan tiga pemain termasuk Cleverley. Namun, justru kiper Tomasz Kuszczak terancam lebih dulu oleh Miku. Untungnya sang kiper berhasil menepis tembakan Miku ke arah tiang dekat.

Kegagalan Miku itu harus dibayar mahal karena tak lama kemudian MU mengubah skor. Gol pada menit ke-52 itu bermula dari aksi individu Antonio Valencia melewati dua pemain lawan dan melepas umpan silang ke kiri. Rooney datang menjemput bola dan menyundulnya masuk ke dalam gawang.

Selanjutnya terjadi aksi saling serang dari kedua tim. MU diwakili oleh Owen, sementara tim tamu membuat kreasi melalui David Silva. Owen gagal karena umpan Valencia dibidiknya melebar dari gawang, sementara bidikan Silva dimentahkan oleh Kuszczak.

Pada menit ke-72, Valencia kembali menjadi arsitek gol kedua bagi tuan rumah. Winger tersebut berhasil mengecoh sekumpulan pemain lawan dengan mencongkel si kulit bulat ke arah Cleverley, sebelum pemain terakhir ini mengirimnya ke gawang Sanchez.

Setelah laga ini, "Setan Merah" akan bersiap-siap menghadapi laga Community Shield melawan Chelsea, Minggu (9/8).

Fergie Puji Valencia dan Owen

Antonio Valencia kembali tampil gemilang saat Manchester United mengalahkan Valencia dengan skor 2-0. Pujian pun meluncur deras dari bibir sang pelatih Sir Alex Ferguson atas aksi pemain Ekuador ini.

Bermain di publik sendiri, pemain 23 tahun itu memberikan kontribusi besar atas kedua gol MU. Gol pertama dari Wayne Rooney lahir setelah ia memberikan crossing. Gol kedua dari Tom Cleverley juga bermula dari umpan silang Valencia. Fergie pun mengaku bahwa kedatangan Valencia membawa perubahan bagi "Setan Merah".

"Dia adalah pemain pekerja keras yang mempunyai kecepatan, kekuatan, dan keseimbangan," puji Fergie terhadap pemain barunya itu. "Sejak kedatangannya ke tim, ia membawa perubahan dan sejauh ini saya senang melihat aksinya."

Selain itu, Ferguson juga cukup puas menilai Michael Owen, yang bermain sejak menit pertama dan langsung berpasangan dengan Wayne Rooney. Meski tak mencetak satu pun gol dalam laga tersebut, mantan pemain Liverpool dan Newcastle United itu dua kali mengancam gawang "Los Ches".

"Itu hasil terbaik bagi Owen. Dia menunjukkan pergerakan menakjubkan ketika ia mendapat umpan matang dari Rooney. Dia berhasil melambungkan bola ke atas penjaga gawang, tetapi hanya menghantam tiang gawang," ujarnya.

Duel tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi pelatih Inggris, Fabio Capello, untuk mempertimbangkan masuknya Owen ke tim "The Three Lions".




Minggu, 26 Juli 2009

Berdarah - Darah, Fabregas Lega Cedera Tak Serius

Cesc Fabregas mengalami sial saat Spanyol menang telak 6-0 atas Azerbaijan dinihari tadi. Dalam suatu insiden, dia mendapat hantaman telak yang membuat darah mengucur deras dari kepalanya.

Sempat terjadi kepanikan setelah insiden itu, namun tidak ada luka serius dari cedera yang dialami Fabregas itu, meski dia sempat mendapatkan tujuh jahitan di bagian kepala.

"Sungguh mengkhawatirkan, benar-benar menakutkan. Tapi yang terpenting adalah cedera itu tak lebih dari sekedar luka kecil," ujarnya. Walau demikian, Fabregas mengakui jika dirinya sempat panik.

"Saya sempat ketakutan melihat darah mengalir deras setelah mendapat pukulan itu, tapi setelah tim medis menjahit luka, saya bisa melanjutkan bermain. Tapi melihat laga ini hanyalah ujicoba, dan saya sedikit pusing, kami berpikir tidak perlu terlalu ngotot," paparnya.


Sumber : http://www.kabarbola.com
10 juni 2009 .

Lampard : Rooney Pemain Terbaik

Frank Lampard mengungkapkan, striker Manchester United Wayne Rooney adalah pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya.

Keduanya sering bekerjasama di timnas Inggris, dan meskipun Lampard telah bermain bersama sejumlah bintang lain saat berkarir di West Ham dan Chelsea, ia tetap merasa Rooney berada dalam kelasnya sendiri.

"Wazza (Rooney) adalah pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya. Saat Wayne meledak ke tim Inggris pada usia 17 tahun, saya tak pernah melihat kekuatan seperti itu sebelumnya," puji Lampard seperti dikutip the Daily Star Sunday. Lampard yakin, "Pemahamannya luar biasa, itulah kunci kekuatannya. Zola adalah pemain dan pelatih hebat. Tetapi sepakbola yang Wayne lakukan untuk Inggris membuatnya pemain yang sangat istimewa."

Sumber : http://www.kabarbola.com

Owen Yakin Kembali ke "The Three Lions"

Penyerang Manchester United (MU), Michael Owen, yakin bisa kembali membela tim nasional Inggris. Menurutnya, kepindahannya ke MU telah membuka jalan ke sana kembali.

Owen bargabung dengan Manchester United awal bulan ini. Mengingat merosotnya performanya dalam beberapa musim terakhir, sejumlah kalangan meragukannya bisa sukses di Old Trafford.

Owen sendiri tak peduli dengan itu. Ia tenggelam dalam antusiasme bergabung dengan "Setan Merah". Ia yakin, bisa kembali menemukan ketajamannya di bawah bimbingan Alex Ferguson dan dukungan rekan lain. Owen tak perlu waktu lama menunjukkan bakat besarnya. Ia berhasil mencetak gol dalam dua pertandingan perdananya bersama "Red Devils" saat lawan timnas Malaysia di pertandingan persahabatan.

Ia yakin, sepasang gol itu menjadi langkah awal kembali ke timnas. Menurutnya, meski selama ini tak pernah memanggilnya, pelatih timnas Fabio Capello sebetulnya selalu memerhatikan perkembangannya. Owen mengatakan, Capello sebetulnya selalu memasukkan namanya dalam rencana skuad. Namun, ia selalu batal tampil karena terganjal sejumlah perkara, termasuk cedera dan performa timnya (saat itu di Newcastle United) yang terhitung buruk musim lalu.

"Aku cedera untuk beberapa pertandingan internasional dan bermain di tim yang berjuang. Namun, aku tahu Fabio Capello memerhatikanku," ungkap Owen seperti dikutip Daily Mirror.

"Bila aku tak berada dalam pikirannya, ia tak akan tetap menyebutkan namaku (dalam daftar pemain). Jauh di dalam, aku sungguh berpikir akan bermain untuk Inggris lagi," tandasnya.

Hingga saat ini, Owen telah membela Inggris sebanyak 89 kali. Duel terakhirnya ketika menghadapi Perancis dalam pertandingan persahabatan, Maret 2008. Saat itu, Inggris kalah 0-1.


Inggris Menang Telak

Tiga Singa memetik kemenangan telak 6-0 atas tamunya, Andora, dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2010 Grup 6 di New Wembley, Kamis (11/6) dinihari.

Wayne Rooney sudah membawa Inggris memimpin ketika pertandingan belum genap berjalan lima menit usai menanduk bola kiriman Glen Johnson. Steven Gerrard nyaris memperbesar kedudukan beberapa saat kemudian jika saja tendangannya tidak dihalau kiper Koldo. Frank Lampard yang akhirnya bisa mengubah kedudukan di menit 29 dengan sepakannya. Sepuluh menit berselang, Rooney kembali mencetak gol dan menjadikan kedudukan kembali berubah menjadi 3-0 lewat tendangan volinya. Gol tersebut menjadikan Rooney sebagai topskor dengan delapan gol dari tujuh laga.

Dominasi Inggris berlanjut di babak kedua. Jermain Defoe nyaris mencetak gol di menit 49 jika saja lebih tenang dalam menuntaskan serangan. Peter Crouch dan Julian Lescott juga memiliki kesempatan untuk memperbesar keunggulan Inggris, namun usaha keduanya masih belum membuahkan hasil. Upaya Theo Walcott di menit 62 dan sundulan John terry di menit 67 juga belum tepat mengenai sasaran.

Di menit 73, usaha tim besutan Fabio Capello menuai hasil. Defoe yang menjadi pencetak gol bagi Inggris dengan sundulannya usai menerima bola umpan David Beckham. Tiga menit kemudian, striker Tottenham Hotspur itu kembali mencetak gol dan kali ini dengan kakinya, menyambut bola mentah tendangan bebas Becham. Di menit 80, Crouch ikut menyumbang satu gol, sekaligus menutup pertandingan dengan skor 6-0.

Dengan hasil ini, Inggris memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 dengan koleksi poin sempurna, 21 angka, dari tujuh laga mereka. Sementara Andora tak memiliki kesempatan lagi untuk membuat kejutan.



Sumber : http://www.kabarbola.com