Kamis, 06 Agustus 2009

Arshavin : Keren Bisa Main Bersama Fabregas Di Arsenal

Andrey Arshavin bahagia Arsenal sukses menjuarai Piala Emirates. Ungkapan kebahagiaan itu dituangkannya dalam bentuk pujian kepada kapten Cesc Fabregas.

"Cesc dan aku memahami satu sama lain," ujarnya kepada suratkabar berbahasa Rusia, Sport Express.

"Bermain bersamanya sungguh keren."

"Hal terutama adalah gelar ini jangan menjadi trofi terakhir kami tahun ini."

Pemain berusia 28 tahun ini mengungkapkan semangat tim yang dimiliki skuad Gunners saat ini.

"Atmosfir tim sungguh bagus," ujarnya.

"Secara umum, aku bahagia dengan hasil pada turnamen itu."

"Aku suka saat kami datang ke stadion tengah hari dan bamyak waktu untuk berbincang akrab. Banyak kesenangan yang kami nikmati bersama dan kesempatan itu jarang didapat saat latihan."

Arsenal akan menghadapi Valencia pada laga eksebisi lainnya, Sabtu (8/8) lusa.

Van Der Sar Absen Delapan Pekan

Menurut The Sun, Manchester United akan kehilangan penjaga gawang utama tim, Edwin van der Sar, selama delapan pekan ke depan akibat cedera tangan.

Kiper veteran Belanda ini menderita cedera saat melawan Bayern Muenchen pada final Audi Cup pekan lalu. Hasil pemindaian menunjukkan ada dua tulang yang patah di tangan kirinya.

Selasa (4/8) kemarin, Van der Sar menjalani operasi dan baru akan berlaga kembali awal Oktober.

Sebagai penggantinya, United sudah mempersiapkan kiper masa depan mereka, Ben Foster, di bawah gawang.




sumber : http://www.kabarbola.com

Ferguson : Liverpool Bukan Ancaman Bagi United

Liverpool akhirnya mulai menampilkan ancaman musim lalu dan dianggap dapat melanjutkan penampilan serupa musim 2009/10 ini.

Tapi, tidak demikian dengan Sir Alex Ferguson.

Manajer Manchester United ini tidak menganggap Liverpool mampu melanjutkan kegemilangan mereka musim ini. Reds bukanlah ancaman lagi bagi United.

"Sulit bagi mereka menyamai musim lalu, apalagi mengembangkannya. Tim lain sudah lebih mempelajari permainan mereka," ujar Fergie kepada The Sun.

"Liverpool mungkin menjalani musim terbaik mereka dalam 20 tahun terakhir dan masih finis dengan selisih empat poin."

Mungkin saja pendapat Fergie dilandasi transfer Xabi Alonso ke Real Madrid. Namun, Ferguson tak yakin kepergian Alonso mengurangi kekuatan Liverpool.

"Ancaman mereka masih terletak pada [Steven] Gerrard dan [Fernando] Torres," lanjutnya.

Lalu, siapa yang akan menjadi saingan paling berbahaya United musim depan?

"Chelsea akan menjadi ancaman utama. [Carlo] Ancelotti akan mengubah gaya permainan mereka," tukas Fergie.

"Mereka akan bermain seperti AC Milan. Itu membawanya menjuarai dua kali trofi Eropa, seharusnya tiga karena mereka tak kalah saat menghadapi Liverpool. Jadi kenapa dia harus mengubahnya?"

Giggs Suka Marah-marah saat Berlatih

Tak banyak yang tahu bahwa gelandang Manchester United Ryan Giggs yang tampak sopan di lapangan sebetulnya sering marah-marah saat berlatih. Giggs pun mengakui itu, tapi itu dilakukannya untuk suatu hal positif.

Selama 19 tahun membela "Setan Merah", Giggs memang tidak pernah mendapatkan satu pun kartu merah. Hanya sekali ia diusir wasit, tapi itu terjadi ketika ia membela tim nasional Wales.

Itu membuktikan bahwa ia memang santun saat bermain di lapangan. Namun, jangan tanya soal kecerewetannya di Carrington, pusat latihan anak-anak "Setan Merah". Pemain 35 tahun ini ternyata suka membelalakkan mata kepada pemain lain yang tak berlatih dengan sungguh-sungguh.

Giggs memang bukan pelatih, tapi ia adalah pemain senior di Old Trafford dan menjadi panutan bagi rekan-rekannya yang lebih muda. Ia sengaja melakukan semua itu untuk mendongkrak semangat pemain lain agar bermain lebih baik meski dalam latihan sekalipun.

"Cara terbaik mengatasi kelelahan adalah marah-marah," seloroh pemain asal Wales itu kepada majalah Mens Health. "Hal itu juga berlaku sesekali ketika latihan agak menjemukan."

"Anda akan lihat pemain mulai bersungut-sungut lalu kembali berlatih. Berlatih sama seperti berkompetisi sehari sebelum laga dan itulah alasannya (aku marah)," tambah pemain yang selalu menjaga berat tubuhnya tak lebih dari 75 kg itu.

Bagi Giggs, suasana panas sejak berlatih perlu dikobarkan karena itu akan membantu timnya menghindari kekalahan saat bertanding. Kekalahan itu, menurutnya, adalah hal yang paling ia benci. Ia sudah sering kalah di luar lapangan sehingga ia tak mau mengalaminya lagi saat bertanding.

"Aku buruk saat kalah, main kartu, game di komputer, apapun. Banyak pemain di klub ini yang sepertiku, sehingga (hal itu) membuat latihan sangat kompetitif," ujarnya.

"Setelah berumur 30, aku memutuskan mengubah cara hidupku, berhenti minum-minum dan menjaga makanan yang kumakan. Tidak ada cara khusus. Aku hanya ingin menjaga permainan di level tertinggi selama aku bisa. Aku tahu ini memerlukan pengorbanan khusus," sarannya kepada pemain-pemain lain.

"Selama 20 tahun makanan favoritku adalah steak dan keripik atau ayam dan keripik. Aku bahkan tidak suka ikan ketika aku muda, tapi kini jika aku makan di luar, aku selalu makan itu," sambungnya.

Mungkin itulah yang membuat penampilan Giggs selalu konsisten dari tahun ke tahun. Itu pula yang menyebabkannya terpilih sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris pilihan pemain. Giggs selalu turun bermain di setiap musim dan selalu mencetak gol setiap tahun.

Fergie : Skuad Saya Tangguh

Manchester United kehilangan dua mega bintangnya, Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez. Perginya dua pemain tersebut membuat beberapa fans MU meragukan kekuatan tim yang bermarkas di Old Trafford itu bakal setangguh dua musim lalu.

Masuknya Michael Owen dan Antonio Valencia sebagai pengganti Ronaldo dan Tevez juga sempat dipertanyakan, mengingat pemain yang disebut pertama dinilai kebintangannya telah redup.

Namun kekhawatiran semacam ini tidak terjadi pada Sir Alex Ferguson. Menurut manajer MU itu, timnya masih akan tetap kuat dan kompetitif seperti sebelumnya.

"Orang banyak salah membaca situasi kami dan mereka meremehkan kemampuan kami meningkatkan kemampuan pemain," terang Fergie kepada The Sun.

"Hal semacam ini adalah tugas yang biasa kami lakukan dan di masa silam, semuanya berjalan sukses."

Fergie menambahkan jika dirinya juga banyak menaruh harapan pada pemain muda seperti Jonny Evans, Darron Gibson, Federico Macheda dan Da Silva bersaudara.

"Dan juga Nani dan Anderson yang sudah menunjukkan permainan yang bagus, tapi mereka akan tampil lebih bagus musim ini. Saya akui kami akan merindukan gol dari Ronaldo, tapi Dimitar Berbatov akan tampil bagus musim ini, dan juga Wayne Rooney dan Owen, di mana kedua pemain itu sangat bisa mencetak lebih dari 20 gol, jadi kami banyak memiliki pilihan," pungkas Fergie.

Valencia Gemilang, MU Menang di Kandang

Untuk pertama kalinya Manchester United meraih kemenangan di Old Trafford dalam duel pramusim lawan Valencia, Rabu (5/8). Gol Wayne Rooney dan Tom Cleverley mengantar "Setan Merah" menang dua gol tanpa balas.

Gelandang baru MU, Antonio Valencia, patut mendapat kredit tersendiri di laga tersebut. Meski tak mencetak gol, aksi pemain asal Ekuador itu menghasilkan assist bagi terciptanya kedua gol tersebut.

Meski demikian, tuan rumah harus dibuat deg-degan oleh kekurangsigapan bek Ritchie de Laet di menit-menit awal. Akibatnya, striker David Villa mampu menguasai bola dan membidikkannya ke gawang Ben Foster. Kali ini Villa tak beruntung karena tembakannya meleset.

MU membalasnya lewat Michael Owen di menit ke-22. Umpan Rooney diteruskannya ke gawang Cesar Sanchez, tapi sang kiper berhasil menepis bola keluar gawang. Lima menit kemudian, giliran Valencia memperoleh peluang emas ketika tembakan geledek Michel membentur mistar. Sebelum babak pertama berakhir, Owen masih sempat mengancam gawang Sanchez, tapi tetap 0-0 sampai turun minum.

Di babak kedua, MU memasukkan tiga pemain termasuk Cleverley. Namun, justru kiper Tomasz Kuszczak terancam lebih dulu oleh Miku. Untungnya sang kiper berhasil menepis tembakan Miku ke arah tiang dekat.

Kegagalan Miku itu harus dibayar mahal karena tak lama kemudian MU mengubah skor. Gol pada menit ke-52 itu bermula dari aksi individu Antonio Valencia melewati dua pemain lawan dan melepas umpan silang ke kiri. Rooney datang menjemput bola dan menyundulnya masuk ke dalam gawang.

Selanjutnya terjadi aksi saling serang dari kedua tim. MU diwakili oleh Owen, sementara tim tamu membuat kreasi melalui David Silva. Owen gagal karena umpan Valencia dibidiknya melebar dari gawang, sementara bidikan Silva dimentahkan oleh Kuszczak.

Pada menit ke-72, Valencia kembali menjadi arsitek gol kedua bagi tuan rumah. Winger tersebut berhasil mengecoh sekumpulan pemain lawan dengan mencongkel si kulit bulat ke arah Cleverley, sebelum pemain terakhir ini mengirimnya ke gawang Sanchez.

Setelah laga ini, "Setan Merah" akan bersiap-siap menghadapi laga Community Shield melawan Chelsea, Minggu (9/8).

Fergie Puji Valencia dan Owen

Antonio Valencia kembali tampil gemilang saat Manchester United mengalahkan Valencia dengan skor 2-0. Pujian pun meluncur deras dari bibir sang pelatih Sir Alex Ferguson atas aksi pemain Ekuador ini.

Bermain di publik sendiri, pemain 23 tahun itu memberikan kontribusi besar atas kedua gol MU. Gol pertama dari Wayne Rooney lahir setelah ia memberikan crossing. Gol kedua dari Tom Cleverley juga bermula dari umpan silang Valencia. Fergie pun mengaku bahwa kedatangan Valencia membawa perubahan bagi "Setan Merah".

"Dia adalah pemain pekerja keras yang mempunyai kecepatan, kekuatan, dan keseimbangan," puji Fergie terhadap pemain barunya itu. "Sejak kedatangannya ke tim, ia membawa perubahan dan sejauh ini saya senang melihat aksinya."

Selain itu, Ferguson juga cukup puas menilai Michael Owen, yang bermain sejak menit pertama dan langsung berpasangan dengan Wayne Rooney. Meski tak mencetak satu pun gol dalam laga tersebut, mantan pemain Liverpool dan Newcastle United itu dua kali mengancam gawang "Los Ches".

"Itu hasil terbaik bagi Owen. Dia menunjukkan pergerakan menakjubkan ketika ia mendapat umpan matang dari Rooney. Dia berhasil melambungkan bola ke atas penjaga gawang, tetapi hanya menghantam tiang gawang," ujarnya.

Duel tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi pelatih Inggris, Fabio Capello, untuk mempertimbangkan masuknya Owen ke tim "The Three Lions".